;

Rabu, 22 Desember 2010

RENCANAKAN IZIN PUPUK DI TAHUN 2011


Apakah hingga akhir tahun 2010 ini Anda belum izin? Atau tahun depan Anda akan mulai memasakan produk pupuk Anda?

Saran terbaik yang perlu Anda lakukan adalah " Urus Izin Edar Pupuk Anda" karena ini penting bagi kelangsungan usaha Anda.

Pasalnya menurut UU 12 tahun 1992 setiap pupuk yang beredar harus memiliki izin, dan yang melanggar akan dikenai sanksi pidana (khususnya ini perlu menjadi perhatian perusahaan produsen pupuk)

Disamping itu dengan memiliki izin adapun keuntungan yang bisa Anda peroleh adalah:

1. Bisa mengikuti tander pada proyek pemerintah, Ingat tahun ini Pemerintah akan menenderkan pupuk untuk program Gernas ( proyek 1 Trilyun untuk pengembangan kakao)

2. Bisa memasarkan pupuk di seluruh wilayah Indonesia

Di sisi lain mulai tahun 2011 pemerintah akan meningkatkan pengawasan peredaran pupuk tanpa izin edar, dan tidak sesuai label.

Oleh sebab itu, menjelang menghadapi tahun 2011, RENCANAKAN PENGURUSAN IZIN ANDA TAHUN DEPAN...karena ini penting bagi Anda..

Brother Consultant
Menyediakan jasa pengurusan izin,
"Pengurusan izin menjadi mudah dan tidak lagi menakutkan!!"
Call Centre: 085925077652 atau 081398968080
Situs: http://izinpupukpestisida.blogspot.com/

CARA PENANAMAN KECAMBAH SAWIT

Gambar di bawah menunjukkan cara penanaman kecambah yang baik. Penamanan yang salah berpotensi mengakibatkan kematian bibit.

Rabu, 01 Desember 2010

KOPI GAYO ACEH, VARIETAS EXCELLENT ASAL SERAMBI MEKAH

Anda mungkin sudah mengenal kopi gayo, namun tidak banyak mengetahui varietas penghasil biji kopi unggul tersebut. Ternyata biji kopi dihasilkan dari tanaman kopi unggul yang dikenal dengan nama Gayo Aceh. Dan jenis ini sendiri sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah unggul lokal.

Menurut informasi dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember, bahwa biji kopi gayo aceh ini sudah 3 kali dikirimkan keluar negeri untuk diuji cita rasanya. Dan hasilnya selalu konsisten, yakni "excellent". Dan memang hasil ini beralasan karena dari pantauan tim jurnalis, dari biji kopi yang sudah diolah baunya sangat khas, dan segi rasa, cukup pas di lidah para pencinta kopi.


Dari segi daya hasil, kopi ini memiliki potensi produksi 0,95 sampai dengan 1,2 tpn/ha/tahun. Karena ini adalah jenis arabika maka tanaman ini sebaiknya ditanam di atas 1000 m dpl. Dimana semakin tinggi penanaman maka jumlah serangan hama dan penyakit semakin rendah. Selain itu varietas ini juga relatif tahan terhadap penyakit karat daun.

Kopi ini sendiri banyak ditanam oleh masyarakat di daerah Aceh Tengah. Dan telah dikenal dan ditanam oleh masyarakat selama puluhan tahun. Untuk pembanyakan bahan tanam Puslitkoka, salah satu penyedia bahan tanam kopi unggul mampu menyediakan bibit kopi SE sebanyak 1 juta hingga 1,5 juta planlet setiap tahunnya.

Kamis, 25 November 2010

VARIETAS SAWIT DxP PPKS 718 : KESENANGAN PETANI


DxP PPKS 718 adalah salah satu varietas unggul milik Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan. Salah satu daya tarik dari jenis ini adalah memiliki ukuran buah yang besar dan berat, sehingga akan sangat menguntungkan petani.

Buah dari varietas ini memiliki berat rata-rata 48.1 kg, dengan panjang rata-rata 56.1 cm. Sedangkan lebarnya 35.2 cm. Varietas ini sendiri termasuk dalam siklus kedua artinya jenis-jenis sawit yang telah mendapatkan perbaikan karakter dari varietas lama seperti Marihat, Bah Jambi dsb.

Varietas ini bisa dipesan di Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, dan juga dari pewaralaba PPKS seperti Balai Penelitian Karet Sembawa di Sumatera Selatan dan PT. Astra Agrolestari di Kalimantan Tengah.

Minggu, 14 November 2010

VARIETAS SAWIT PENDEK DAN PRODUKSI TINGGI DARI TANIA SELATAN


Tidak banyak yang mengetahui jika terdapat varietas mirip Costarica di Indonesia. Salah satunya adalah milik Tania Selatan (TS).

Keunggulannya jelas, memiliki potensi produksi di atas 30 ton yang bisa diraih di daerah marginal. Bahkan ketika ditanam di daerah gambut, dan pasir seperti hasil yang diperoleh salah satu perkebunan pengguna benih TS, masih bisa diraih produksi hingga 8 ton pada TM 1. Hasil ini semakin disempurnakan dengan potensi rendemen minyak hingga 28 %.

Menariknya lagi, Tania Selatan memiliki varietas unggul yang dihasilkan salah satu induk terbaik di dunia dalam hal pertumbuhan yang pendek dan hasil yang tinggi. Bahkan pakar kelapa sawit Ex Costarica sendiri mengakui hal tersebut. Sehingga tidak heran varietas spesial, yang hanya akan diproduksi jika ada pesanan tersebut, bisa ditanam dengan kerapatan hingga 143 pohon/ha dengan pertambahan tinggi 68 cm/tahun.

Pada tahun 2011 berencana akan meningkatkan kapasitas produksinya hingga 3 juta kecambah. Sehingga terbuka kesempatan bagi para calon pekebun untuk memesan benih ini. PT. Tania Selatan sendiri merupakan group dari Wilmar salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia dan berlokasi di Sumatera Selatan.

Untuk informasi pemesanan hubungi pengelola blog ini

Kamis, 04 November 2010

KEUNGGULAN BENIH SAWIT SOCFINDO

Di bawah ini adalah gambaran keunggulan varietas milik PT. Socfindo
Untuk informasi pemesanan kunjungi website PT. Socfindo di www.socfindo.co.id

Rabu, 03 November 2010

GELIAT SULTENG MENGEMBANGKAN SAWIT


Saat ini kelapa sawit tidak hanya dikembangkan di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Namun, tanaman penghasil minyak tersebut sudah mulai merambah ke wilayah Sulawesi, khususnya di Sulteng.

Untuk tahun 2010 ini (posisi Nopember) tercatat 740.000 butir kecambah asal Sumber Benih masuk ke wilayah Sulteng. Jika kebutuhan kecambah per ha adalah 200 butir maka jumlah tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kebun seluas 3.700 ha.

Menurut informasi setempat, daerah yang potensial untuk pengembangan sawit di Sulteng adalah Kabupaten Morowali dan Banggai. Infrastruktur relatif memadai, khususnya di daerah Morowali karena dekat dengan pelabuhan.

Bahkan saat ini tersedia lahan yang cukup besar untuk pengembangan kelapa sawit. Menariknya status lahan tersebut bukan lahan hutan melainkan tanah masyarakat. Sehingga lebih mudah dialihkan menjadi perkebunan kelapa sawit. Demikian disampaikan sumber setempat.

Selasa, 26 Oktober 2010

KAMI MEREVIEW PRODUK TERBAIK DI BLOG INI

Blog PBT merupakan salah satu sumber informasi tercepat, terakurat dan terpercaya di jaringan online mengenai perbenihan perkebunan. Dan kami menjaring berita, info dan kiat-kiat teknis dari berbagai wilayah di nusantara yang perlu diketahui luas oleh masyarakat.

Oleh sebab itu setiap produk, teknologi terbaik terkait perbenihan akan kami munculkan dalam blog ini secara berkala. Dipastikan juga beberapa informasi yang kami sajikan di sini tidak tersedia di media lain.

Kami juga membuka kesempatan bagi perusahaan maupun perseorang yang ingin kami review produk maupun teknologi Anda di blog ini. Tentu dengan syarat apa yang Anda miliki layak ditampilkan. Mengenai ketentuan penayangan produk maupun teknologi silahkan hubungi pengelola blog ini.

Senin, 25 Oktober 2010

STOK BIBIT SAWIT UNGGUL POSISI OKTOBER 2010 PANTUAN BENIH CENTER


Berdasarkan pantuan benih center, saat ini tersedia bibit kelapa sawit unggul di Propinsi Sumatera Selatan, Bengkulu dan Kalimantan sebagai berikut:

Bengkulu
1. Varietas TN 1, umur 11 - 13 bulan, 45.000 batang, lokasi Kota Bengkulu
2. Varietas Marihat, > 13 bulan, 140 ribu, lokasi Kurotidur

Sumatera Selatan
1. Varietas Marihat, umur > 12 bulan, 50.000 batang, lokasi Lubuk Linggau,

Kalimantan Timur

1. Varietas Marihat, umur > 12 bulan, 400.000 barang, lokasi Paser

Seluruhnya disertifikasi oleh BP2MB, Balai sertifikasi di wilayah masing-masing

Pasaran harga Rp. 25.000,- sd Rp. 33,000,- (harga di lokasi)

Untuk info lebih lanjut hubungi operator Benih Center di nomor 085925077652

PT SOCFINDO AKAN MERILIS VARIETAS TAHAN GONODERMA


Ini kabar baik bagi pekebun kelapa sawit yang akan melakukan replanting. Pasalnya PT. Socfindo salah satu sumber benih di Indonesia akan merilis varietas baru yang tahan Gonoderma.

Lazim diketahui bahwa Gonoderma menjadi momok bagi perkebunan replanting. Ironisnya penyakit ini sampai saat ini belum ditemukan penangkal secara kimiawi.

Melihat bahwa beberapa tahun ke depan akan banyak perkebunan yang akan melakukan pengantian tanaman tua. Maka PT. Socfindo mencoba menawarkan inovasi dengan menciptakan varietas unggul kelapa sawit tahan gonoderma.

Menariknya varietas yang "namanya masih dirahasiakan tersebut" memiliki keunggulan daya hasil seperti varietas Socfindo lainnya. Produktivitas di atas 30 ton/TBS/ha/tahun dan memiliki rendemen minyak yang tinggi. Bahkan dari narasumber terpercaya mengatakan bahwa varietas ini bisa lebih unggul dari varietas Socfindo sebelumnya.

PT. Socfindo secara resmi akan merilis varietas ini setelah ditetapkan sebagai benih bina oleh Menteri Pertanian. Diharapkan kehadiran varietas ini memberikan angin segar bagi perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Minggu, 24 Oktober 2010

INDONESIA MENJAJAKI EKSPLORASI SAWIT KE AMERIKA LATIN


Pemerintah Indonesia tengah menjajaki kemungkinan melakukan eksplorasi ke Amerika Latin. Tujuannya untuk mendapatkan tanaman-tanaman sawit baru yang akan digunakan sebagai induk persilangan di Indonesia menghasilkan varietas baru.

Salah satu negara yang akan dikunjungi terkait tujuan tersebut adalah Brazil. Negara tersebut merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan plasma nutfah sawit yang cukup beragam khususnya di daerah Amazon.

Hanya saja, pemerintah Brazil masih belum menunjukkan persetujuan untuk eksplorasi secara langsung ke Amazon, terkait perlindungan plasma nutfahnya. Untuk sementara, Indonesia hanya diperbolehkan mendapatkan tanaman asal Brazil melalui pertukaran dengan lembaga penelitian di negara tersebut.

Rencana eksplorasi ke Brazil diharapkan bisa berlangsung tahun ini atau paling lambat tahun depan. Dan segala proses persiapan dan negosiasi masih berjalan hingga saat ini.

Selain Brazil, pemerintah juga tengah menjajaki kemungkinan melakukan eksplorasi ke wilayah Amerika Latin lainnya seperti Colombia, Peru. Costarica dsb. Diharapkan peluang Indonesia melakukan eksplorasi secara langsung di negara tersebut terbuka luas. Hanya saja kendala untuk mengunjungi sejumlah negara di Amerika Latin adalah masalah keamanan.

Amerika Latin merupakan sumber tanaman sawit jenis Elaeis oleifera. Ciri khas dari Elaeis oleifera adalah tanaman memiliki pertumbuhan yang lambat dan memiliki tajuk yang pendek. Serta memiliki kandungan beta karotin yang tinggi. Berbeda dengan Elaeis guineensis Jacq. asal Afrika yang memiliki pertumbuhan yang relatif lebih cepat dan banyak dikoleksi sumber benih di Indonesia.

Rabu, 20 Oktober 2010

MISTERI KOPI EXCELSA ASAL TANJUNG JABUNG


Menarik juga mengikuti jejak kopi excelsa asal Jambi ini. Mengapa tidak? Kopi yang tadinya tidak begitu dilirik karena dari segi rasa masih kalah dengan kopi unggulan asal Kerinci, mendadak naik pamor. Pasalnya kopi ini ternyata menjadi incaran pembeli asal Malaysia.

Hebatnya kopi ini dibandrol dengan harga di atas kopi robusta. Hampir seluruh Beras kopi excelsa ditampung (tanpa grading) pedagang di Kuala Tungkal untuk selanjutnya diekspor ke Malaysia. Dan digunakan untuk apa? Tidak ada yang tahu.

Kopi ini sendiri sudah ditanam masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sejak 50 tahun yang lalu. Hebatnya kopi biasa ditanam di daerah gambut. Cukup menunggu 3,5 tahun, tanaman ini sudah mulai menghasilkan dengan potensi produksi antara 800 dan 1200 kg beras kopi per ha.

Oleh sebab itu menarik untuk melacak jejak kopi lokal ini. Siapa tahu ternyata excelsa asal Tanjung Jabung ternyata dioleh untuk sajian eksklusif para pengkopi berkocek tebal di luar negeri.

Kamis, 14 Oktober 2010

PERCAYA TAK PERCAYA: INI ADALAH BENIH SAWIT PALSU

Mungkin Anda tidak percaya jika ini adalah benih sawit palsu yang ditemukan oleh petugas PPNS di Kalimantan Timur. Pasalnya kotak, kemasan yang digunakan sangat mirip dengan milik Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, salah satu sumber benih di Indonesia.

Oleh sebab itu, salah satu cara mendapatkan benih unggul adalah dengan memesan langsung dari sumber benih. Dan tidak mudah terpedaya oleh tawaran oknum dengan hanya menujukkan bahwa benih menggunakan kemasan dan memiliki dokumen asal Sumber benih Kelapa sawit.

Rabu, 06 Oktober 2010

SEMINAR "SUKSES MENJADI PENYEDIA PUPUK UNTUK MEGA PROYEK PEMERINTAH"


Tidak dapat dipungkiri ikut serta dalam penyediaan pupuk untuk program pemerintah mendatangkan keuntungan besar bahkan bisa mencapai Miliaran Rupiah. Banyak dari perusahaan kecil produsen pupuk/pestisida yang menjadi produsen ternama setelah mengikut berbagai proyek pemerintah.

Hanya saja jika tidak dilakukan dengan benar, sebuah perusahaan tidak mendapatkan untung, malah rugi jika ternyata pupuknya tidak sesuai spesifikasi. Dan tidak jarang yang kemudian berurusan dengan KPK atau pihak berwajib.

Oleh sebab itu seminar ini akan memberikan informasi bagaimana kiat2 agar Anda bisa meraih keuntungan dari proyek pengadaan pupuk namun tidak mendapatkan masalah. Sekedar informasi nilai proyek untuk 2 kegiatan dibawah (materi seminar) mencapai RATUSAN MILIAR RUPIAH

Adapun materi yang akan disajikan selama 2 hari (14 sd 15 Desember 2010)

Hari Pertama
1. Megaproyek Penyediaan Pupuk dan pestisida untuk Program Gernas 2011
2. Megaproyek penyediaan pupuk organik untuk Mendukung Program Kementerian Pertanian 2011
3. Persyaratan dasar pupuk dan pestisida untuk proyek pemerintah
4. Rahasia merekayasa Produksi Pupuk spasifikasi khusus yang efisien untuk (NPK) Proyek Pemerintah
5. Membangun sistem produksi pupuk organik untuk mendukung program pemerintah
6. Rahasia sukses Penyedia Pupuk untuk Proyek Pemerintah
7. Strategi menjaga kualitas pupuk hingga ke lokasi penanaman
8. Strategi dan Rahasia Sukses Penyediaan Pestisida untuk Proyek Pemerintah
9. Bonus: kebutuhan Pupuk untuk Perkebunan Kakao dan Kelapa Sawit

Hari Kedua
Tour ke Pabrik pupuk Organik, penyediaan pupuk untuk program pemerintah

Jumlah peserta HANYA DIBATASI 30 ORANG...

BIAYA INVESTASI Rp. 3.500.000,-

UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI:

MEDIA PERKEBUNAN
Kantor Pusat Departemen Pertanian
Jl. Harsono RM No. 3
Gedung C, Lantai 5
Ragunan-Jakarta 12550
Telp: 021-78846587
Fax : 021-78846587
Email: media_perkebunan@yahoo.co.id
Contact Person:
Ika 085719249345, Hendra Sipayung 085925077652, Hendra Purba 0818475099

Rabu, 29 September 2010

PROSES PRODUKSI BENIH KAKAO


Poses produksi benih kakao adalah menyiapkan buah kakao yang dipetik dari kebun benih bersertifikat atau yang ditetapkan oleh pemerintah menjadi benih siap salur. Buah kakao yang memenuhi standar untuk benih adalah :

a. Masak fisiologis
b. Sehat
c. Bentuk dan ukuran normal

Buah kakao yang telah memenuhi syarat tersebut diatas, dilakukan penyiapan benih sebagai berikut :

1. Pemecahan Buah Kakao

Buah kakao yang terpilih dipecah dan bijinya dikeluarkan dari buah, kemudian biji yang digunakan untuk benih dapat berasal dari bagian ujung, tengah dan pangkal buah kecuali yang terlalu kecil. Perkecambahan benih kakao asal bagian ujung tengah, dan pangkal buah tidak berbeda nyata ( Rahardjo dan Soedarsono, 1986). Biji cacat, memar, lunak, tidak digunakan untuk benih.

2. Pengupasan Kulit Benih

Biji berdaging buah sangat licin untuk itu digumpalkan dengan air kapur 2,5 % (25 gr per 1 liter air) selama ± 30 detik. Satu liter air untuk 1.000 butir benih kemudian biji dikeluarkan dari air kapur, dan dicuci air untuk menghilangkan kapu yang menempel pada biji. Pengupasan kulit biji dilakukan dengan tangan biasa sedapat mungkin dihindari biji terluka.

3. Pemberian Fungisida

Sebagai pelindung benih dari serangan jamur simpan digunakan fungisida, dan fungisida sistemik-kontak berbahan aktif carbendazim+mankozeb (Delsene MX-200) memiliki kemampuan melindungi benih dari serangan jamur simpan lebih baik dibandingkan fungsisida sistemik saja (Rahardjo dan Sukamto, 1987). Konsentrasi larutan fungisida 0,5-1 % (0,5-1 g dilarutkan dalam 1 liter air), dan benih direndam selama 5-10 menit larutan fungisida. Selanjutnya benih ditiriskan untuk menurukan kadar air benih.

4. Pengering-anginan Benih


Kadar air benih kakao basah sekitar 50 % dan untuk dikirim perlu diturunkan dengan
mengeringanginkan pada tempat yang teduh sampai mencapai kadar air 35-40 %. Pada keadaan cuaca cerah lama pengeringanginan sekitar 1-2 jam. Untuk mempercepat pengering-anginan benih dibantu dengan blower atau kipas angin, dan benih dihamparkan rak dengan alas kawat kasa, kertas koran, tempe.

5. Pengemasan Benih

Benih yang telah mencapai kering angin dimasukkan dalam kantung plastik transparan berukuran panjang 30 cm, lebar 20 cm dan tebal 0,1 cm. Setiap kantung diisi 500 butir ditambah 25 butir benih sebagai rafraksi, dan ditutup rapat. Kemudian dimasukkan peti karton berukuran panjang 45 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 25 cm. Setiap peti karton diisi 10 kantung plastik dan diantara kantung plastik diberi serbuk gergaji kering untuk penyangga suhu agar relatif tetap. Dengan demikian setiap karton akan berisi 5.250 butir benih, dan peti karton ditutup rapat.

Rabu, 08 September 2010

Minggu, 05 September 2010

VARIETAS DAMI MAS LAYAK DIJADIKAN PILIHAN


Mungkinkah dalam 2 tahun setelah menanam bibit di lapangan tanaman sawit sudah bisa dipanen? Tentu hal ini bukan sebuah hal yang mustahil jika menggunakan varietas Dami Mas milik produsen benih PT Dami Mas Sejahtera yang berlokasi di Riau.

Menariknya, jenis Dami Mas sudah mampu berproduksi hingga 25 ton TBS/ha/ tahun, pada umur tanaman 3 s.d 7 tahun. Bahkan jika dipelihara dengan baik dan intensif tanaman istimewa ini bisa mencapai produksi hingga 32 ton/ha/ tahun.

Keunggulan dari varietas ini juga terlihat pada hasil minyaknya. Pada umur 3 s.d 7 tahun dapat diperoleh hasil CPO 7 sampai dengan 9 ton/ha. Dengan ekstraksi minyak mencapai 24% dan ekstraksi kernel mencapai 6%. Tentu varietas ini tidak hanya mengutungkan petani berdasarkan produksi TBS yang tinggi namun juga buat pihak pabrik, karena bisa diperoleh minyak yang relatif banyak.

Tanaman jenis Dami Mas ini dapat mencapai tinggi 15 sampai dengan 16 meter pada umur 25 tahun. Dengan kecepatan pertumbuhan 20 sampai dengan 85 cm/tahun.

Tidak heran jika varietas ini cukup diminati pekebun kelapa sawit dan telah digunakan secara luas di berbagai wilayah pengembangan sawit. Bahkan seorang pengembang kelapa sawit di kawasan Papua, yang tidak hanya menanam beberapa varietas dari sumber benih, mengakui jika varietas Dami Mas memiliki kinerja yang sangat memuaskan.

“Rasanya belum lama menanam, koq hasilnya seperti tanaman yang sudah cukup tua”, demikian ia menuturkan kekagumannya.

Varietas ini dihasilkan tidak lepas dari tangan dingin para breeder seperti Tony Liwang, F. Dumortier, dan Triyono Widodo. Tim pemulia ini melakukan penelitian secara tekun selama kurang lebih 5 tahun di lima lokasi untuk menguji konsistensi hasil varietas yang mereka hasilkan sebelum kemudian diusulkan untuk dilepas.

Dan terbukti keunggulan varietas Dami tersebut membuat varietas tersebut dikukuhkan sebagai salah satu benih bina oleh Menteri Pertanian pada tahun 2003. Sehingga layak digunakan sebagai bahan tanaman komersial.

Pada tahun 2010 ini PT Dami mas telah mencanangkan produksi kecambah kelapa sawit sebesar 20 juta kecambah. Dengabn harapan agar masyarakat luas bisa menikmati keunggulan dari varietas ini yang dijual dengan harga Rp. 9.000/biji.

Jumat, 03 September 2010

BALITTRI MENYEDIAKAN BERBAGAI LAYANAN DI BIDANG PERBENIHAN


Balai Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri (Balittri) menyediakan berbagai layanan di bidang perbenihan bagi masyarakat. Seperti, membantu proses pelepasan varietas dan menyediakan bahan tanam unggul tanaman rempah bagi masyarakat.

Balittri merupakan Balai Penelitian yang menangani komoditi tanaman rempah dan berbagai tanaman industri seperti lada, pala, cengkeh, mente dsb. Selain melakukan penelitian, Balai juga menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat di bidang perbenihan.

Salah satu aktivitas yang dilakukan Balittri adalah membantu pemerintah daerah dalam pelepasan varietas unggul lokalnya. Dalam kaitan tersebut, Balittri "siap" melakukan seleksi terhadap populasi dari tanaman yang ingin dilepas untuk menentukan pohon-pohon terpilih, dilanjutkan pengujian dan penyusun proposal usulan pelepasan varietas untuk diusulkan pada sidang pelepasan varietas. Beberapa varietas lokal yang sudah dilepas melalui kerjasama Pemda dengan Balittri antara lain Pala Ternate, Jambu Mente Alor.

Selain itu, Balittri juga menyediakan benih unggul bermutu beberapa tanaman rempah dan industri. Menurut Dr. Agus Wahyudi, Kepala Balittri, masyarakat bisa mendapatkan benih unggul bermutu seperti jambu mente, lada dan mente melalui UPBS milik Balittri. Saat ini jarak pagar stok tersedia hingga 3 ton. Bibit lada tersedia, namun pemesanan sebaiknya 4 bulan sebelum waktu realisasi. Bibit jambu mente juga tersedia hasil dari perbanyakan grafting.

Ditambahkan Agus, Balittri juga menyediakan layanan untuk memberikan pembinaan terhadap penangkar juga berbagai aktivitas lainnya terkait indentifikasi kekayaan plasma nutfah.

Masyarakat juga bisa melihat-lihat berbagai jenis tanaman rempah dan industri koleksi Balittri. Balittri menjadikan kebun koleksinya sebagai wahana wisata agro yang dilengkapi tempat pemancingan, outbound dan jogging track. Ditempat itu masyarakat bisa menyaksikan berbagai tanaman perkebunan seperti jarak pagar, lada, vanili, kemiri sunan dsb serta proses pengolahan lada dan bio-diesel. Lokasi kebun ini berada tidak jauh dari kantor Balittri di daerah Pakuwon, Parungkuda-Sukabumi.

Sumber: Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi

Rabu, 25 Agustus 2010

GORONTALO SERIUS MENGEMBANGKAN PERBENIHAN PERKEBUNAN

Gorontalo tengah bergegas mengembangkan perbenihan perkebunan. Pada tahun 2009 saja Propinsi muda ini sudah melepas 2 varietas unggul kelapa dalam. Dan tahun ini sudah mengusulkan 3 varietas tebu.

Keseriusan pemerintah provinsi dalam menggali potensi sumber daya genetik lokal patut diacungi jempol. Pasalnya Propinsi di Sulawesi ini gencar mengupayakan pelepasan varietas unggul. Pada tahun 2009 yang lalu 2 varietas kelapa, Keramat dan Molowahu, ditetapkan sebagai varietas bina stelah dinyatakan lulus pada sidang TP2V tanggal 16 Nopember 2009 di Jakarta serta ditetapkan sebagai varietas bina oleh Menteri Pertanian pada tanggal 28 Desember 2009.

Kelapa Dalam Molowahu memiliki potensi produksi tinggi 3,3 sampai 3,4 ton kopra/ha/tahun dengan kadar minyak 67% dengan ciri spesifik stigma buah menjorok ke arah dalam dan tangkai tandan buah pendek. Sedangkan kelapa Dalam Kramat memiliki potensi produksi tinggi 2,5 sampai 3,1 ton kopra/ha/tahun dengan kadar minyak 65 % dengan ciri spesifik stigma buah menonjol ke dalam dan tangkai tandan buah pendek.

Varietas Unggul Kelapa Dalam Molowahu dan Kelapa Dalam Kramat merupakan kebanggan masyarakat Provinsi Gorontalo dan akan dijadikan komoditi unggulan provinsi tersebut kedepan. Saat ini ketersediaan benih kedua varietas kelapa tersebut saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan program peremajaan dan pengembangan kelapa di provinsi Gorontalo, BPT Molowahu sudah terseleksi 600 pohon induk dan BPT Kramat terseleksi 500 pohon induk.

Varietas Unggul Tebu
Namun geliat Propinsi penghasil jagung tersebut tidak berhenti sampai di sini. Pada tahun 2010 ini Propinsi Gorontalo kembali mengusulkan 3 varietas tebu dan 1 varietas cengkeh. Untuk tebu, varietas yang diusulkan adalah GTO 1, GTO 2 dan GTO 3. Sekaligus usulan perdana varietas tebu dari wilayah Sulawesi.

Terkait dengan pelepasan varietas, ketiga jenis tebu unggul tersebut telah menjalani Orientasi Varietas (ORVAR) yang sudah diawali sejak Masa Tanam (MT) 2007/2008 di 2 (dua) lokasi, yaitu Molohu dan Saripi. Data hasil percobaan tanaman pertama (Plant Cane/PC) telah terhimpun pada panen bulan September 2008.

Percobaan dilanjutkan pada tanaman keprasan (Ratoon Cane/RC) tahap 1 yang rencana dipanen pada bulan Agustus 2009, tetapi karena kebun percobaan tersebut terbakar maka data hasil RC1 kedua kebun tersebut tidak dapat dikumpulkan. Tanaman tetap dilakukan keprasan untuk memperoleh data RC2 pada MT 2009/2010. Pada MT 2008/2009 dilaksanakan di satu lokasi tambahan Saripi dengan masa tanam Agustus 2008. Panen percobaan dilaksanakan pada Agustus 2009. Setelah panen dilanjutkan pada RC 1 yang rencana akan dipanen pada 2010.

Dari data hasil yang dapat dihimpun hingga tahun 2009, tampaknya belum cukup memadai untuk penyusunan dokumen pelepasan. Untuk itu pengujian ORVAR yang berjalan tetap dicermati dan dilengkapi dengan tambahan pengujian pada MT 2009/2010, yaitu PC Gandaria, RC 1 Bululi, RC 2 Molohu dan RC 2 Saripi. Diharapkan pada bulan Juni 2010 sudah dapat dipanen seluruhnya sehingga pengumpulan data hasil pengujian dan kajian data teknis calon varietas yang akan diusulkan menjadi benih bina telah memadai untk penyusunan dokumen pelepasan.

Untuk memenuhi ketentuan penyusunan proposal pelepasan vaietas tebu secara terbatas (unggul lokal), diperlukan data perkembangan dan produktivitas varietas non-bina GTO 1, GTO 2 dan GTO 3 di kebun HGU dan kebun rakyat dalam 3 (tiga) tahun terakhir. Disamping itu juga diperlukan penyusunan diskripsi varietas dan data teknis pengembangannya. Hasil pengujian adaptasi ORVAR diharapkan telah selesai dikumpulkan pada akhir Juni 2010, sehingga proposal pelepasan varietas GTO 1, GTO 2 dan GTO 3 dapat diserahkan pada Juli 2010. Penyusunan proposal diharapkan dapat dibantu oleh P3GI dan BBP2TP Surabaya.

Pelepasan varietas ini sangat penting mengingat sesuai dengan amanat UU No. 12 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 1995 dinyatakan bahwa benih unggul hanya dapat diedarkan ke masyarakat apabila sudah dilepas oleh Menteri Pertanian. Sehingga varietas asal Gorontalo yang sudah dilepas bisa digunakan secara luas tidak hanya oleh masyarakat setempat, juga konsumen benih di propinsi lain.

Rabu, 11 Agustus 2010

TERNYATA DI KOTA BENGKULU ADA BIBIT SAWIT UNGGUL


Bagi konsumen benih yang ada berada di kota Bengkulu atau dekat dengan kota Bengkulu, ada cukup beruntung. Pasalnya saat ini tersedia bibit unggul bermutu asal PT. Bakti Tani Nusantara, jenis TN 1 yang telah berumur 12 bulan di kota Bengkulu. Jadi, tinggal tanam di kebun dan tunggul 1 tahun lagi untuk melihat si tanaman mulai berbuah.

Varietas TN 1, milik PT. BTN cukup istimewa. Pasalnya varietas ini memiliki pertumbuhan yang lambat. Sehingga dalam 1 tahun tanaman masih cukup pendek. Namun untuk hasil, tidak diragukan lagi. Produksi bisa mencapai 30 ton TBS/ha/tahun. Hebatnya lagi ketika ditanam di lahan marginal masih mampu mencapai 28 ton TBS/ha/tahun.

Saat ini tersedia stik hingga 60.000 batang. Bagi rekan-rekan yang berminat mendapatkan bibit ini bisa menghubungi pengelola blog ini di nomor 085925077652

DxP PPKS 540 Varietas unggul PPKS

Ini dia varietas baru PPKS Medan. Keunggulannya memiliki Mesocarp yang cukup tebal. Dan potensi produksi di atas 30 ton TBS/ha/tahun. Serta memiliki kandungan CPO yang cukup tinggi.

Selasa, 03 Agustus 2010

LIMA KEUNTUNGAN YANG HANYA BISA DIDAPATKAN DI PASAR BENIH KALTIM

Hanya dalam waktu 1 minggu pasar benih akan dibuka di Samarinda, Kaltim. Namun keuntungan yang bakal diperoleh pengunjung sangat mengejutkan. Mengapa tidak? Ini adalah kali pertama seluruh sumber benih menawarkan dan memasarkan benihnya secara langsung di Kaltim.

Seluruh sumber benih itu langsung di datangkan dari Sumatera dan Pulau Jawa. Dan selama 1 minggu itu pengunjung bisa mendapatkan informasi dan berhubungan langsung dengan SUMBER BENIH RESMI KELAPA SAWIT yang ada di Indonesia.

Setidaknya ada 5 KEUNTUNGAN LUAR BIASA yang bisa Anda dapatkan pada Pasar Benih Kelapa Sawit:

Pertama, Anda bisa mendapatkan INFORMASI LENGKAP berbagai jenis varietas sawit unggul yang ada di Indonesia. Anda bisa menemukan varietas yang cocok untuk lahan yang Anda miliki. Mungkin saja kebun Anda relatif kering, memiliki gambut, atau bersifat basa. Namun jika varietas cocok maka hasil optimal bisa Anda raih.

Kedua, Anda bisa memesan langsung benih dari sumber benih. Ini sungguh mengejutkan hanya dengan membawa SURAT PERMOHONAN TERTULIS DILAMPIRKAN SURAT KETERANGAN KELAPA DESA ATAU LURAH ANDA SUDAH BISA MEMESAN BENIH LANGSUNG di Pasar benih Kaltim. Sedangkan pada kondisi normal Anda dijamin sangat sulit bisa berhubungan dengan sumber benih.

Ketiga, tidak ingin beli kecambah namun bibit, tapi tidak mau yang palsu. Maka pada pasar benih juga dipasarkan bibit milik penangkar resmi asal PPKS atau BTN. Dijamin bibit ini akan memberikan hasil yang luar biasa bagi Anda.

Keempat, ingin berwaralaba benih? Ini adalah saat yang tepat untuk menjalin komunikasi dengan produsen benih yang membuka kesempatan berwaralaba yakni PPKS dan PT. BTN. Anda bisa berhubungan dengan pihak sumber benih tersebut yang hadir di pasar benih untuk kemungkinan menjadi pewaralaba.

Kelima, DIPASTIKAN SETELAH MENGIKUT ACARA INI DAN MEMBELI BENIH MAKA 3 TAHUN LAGI ANDA SUDAH BISA MENIKMATI HASILNYA. KARENA DENGAN MENANAM BENIH UNGGUL HASIL 27 SD 30 TON/TBS/HA TAHUN TIDAK LAGI SEBUAH IMPIAN TAPI KENYATAAN.

Oleh sebab itu hadiri pasar benih kelapa sawit dari tanggal 4 Agustus 2010 sampai dengan tanggal 7 Agustus 2010 di Wisma Sempaja, Samarinda , Kaltim. Bersamaan dengan Kaltim Expo 2010.

AJAK SAHABAT ANDA, TEMAN ATAU SAUDARA ANDA YANG INGIN MENGEMBANGKAN SAWIT. Dengan mengikuti acara ini berarti Anda sudah membantu mereka TERBEBAS DARI RESIKO MEMBELI BENIH PALSU.

Info Lebih lanjut hubungi Hendra Sipayung (085925077652)

Acara ini terselenggara atas kerjasama antara PEMDA KALIMANTAN TIMUR & MEDIA PERKEBUNAN

Media Perkebunan
Kantor Pusat Departemen Pertanian
Jl. Harsono RM No. 3
Gedung C, Lantai 5
Ragunan-Jakarta 12550
Telp: 021-78846587
Fax : 021-78846587
Email: media_perkebunan@yahoo.co.id

Contact Person: 0813 165 35393 (Ika Sri Yantika), 0859 25077 652 (Hendra Sipayung)

Senin, 19 Juli 2010

PAMERAN BENIH SAWIT TERBESAR DI KALTIM (FREE)

Kabar menarik bagi para pekebun sawit khususnya di wilayah KALIMANTAN. Sesaat lagi Anda bisa bertemu, mengetahui varietas unggul dan memesan benih sawit unggul langsung ke sumber benih di KALTIM.

Pasalnya pada tanggal 6 sd 7 Agustus 2010 akan diadakan PAMERAN AKBAR BENIH SAWIT yang akan dilaksanakan di WISMA SEMPAJA, SAMARINDA, KALTIM. Seluruh Produsen Benih akan menampilkan varietas2 terbaiknya. Serta para pengunjung dapat langsung mengadakan kerjasama dengan sumber benih.

MENARIKNYA ACARA SPEKTAKULER INI GRATIS. Anda bisa mengunjungi bahkan dengan membawa keluarga, rekan atau siapapun yang tertarik dengan benih kelapa sawit. BAHKAN ANDA BISA MENGIKUTI TALK SHOW DENGAN PARA PEMBICARA DARI PRODUSEN BENIH SAWIT. SEKALI LAGI INI BISA DIIKUTI GRATIS.

Bagi yang berminat langsung saja hadir di Wisma Sempaja, Samarinda, Kaltim, dan bagi rekan-rekan yang merekomendasikan dan menyebarkan informasi ini akan mendapatkan hadiah yang menarik.


Media Perkebunan

Kantor Pusat Departemen Pertanian
Jl. Harsono RM No. 3
Gedung C, Lantai 5
Ragunan-Jakarta 12550
Telp: 021-78846587
Fax : 021-78846587
Email: media_perkebunan@yahoo.co.id

Contact Person: 0813 165 35393 (Ika Sri Yantika), 0859 25077 652 (Hendra Sipayung)

Sabtu, 17 Juli 2010

DAPATKAN BENIH UNGGUL JARAK PAGAR ASAL GUNUNG KIDUL

Mendapatkan benih unggul jarak pagar akan semakin mudah. Pasalnya saat ini semakin banyak sumber benih yang menyediakan bahan tanaman penghasil bio –diesel tersebut.

Salah satunya adalah yang ada di di RPH Giring BDH Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada daerah tersebut terdapat 13 ha pertanaman jarak. Namun tidak seluruhnya digunakan untuk menghasilkan benih. Hanya 6 ha tanaman terpilih yang akan digunakan memproduksi bahan tanam.

Adapun asal bahan tanaman di kebun induk ini berasal dari Puslitbanbun, sehingga terjamin keunggulannya secara genetis. Dan dari kebun ini diperkirakan bisa diperoleh benih hingga 6,5 ton yang dihasilkan dari proses seleksi yang ketat. Menariknya benih unggul ini dijual dengan harga terjangkau, hanya Rp. 50.000/ kg.

Benih ini dapat dipesan dengan menghubungi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Istimewa Yogyakarta.

TERSEDIA BIBIT TANAMAN HUTAN LANGKA DI BANTUL


Baru-baru ini kami mengadakan perjalanan ke daerah Bantul, Propinsi DI Yogyakarta. Ternyata wilayah tersebut memiliki sejumlah potensi perkebunan dan kehutanan yang belum diketahui secara luas. Disana kami menjumpai varietas tembakau unggul lokal yang tengah diusulkan menjadi benih bina yang disebut “Selok” yang memiliki keunggulan dari segi cita rasa. Selain itu kami juga menjumpai kebun induk Jambu Mente varietas Meteor yang kacangnya terkenal cukup enak disantap. Setiap kali panen mente asal Bantul ini langsung "ludes" diborong oleh pengumpul.

Namun disamping tanaman perkebunan, Kabupaten Bantul menyimpan potensi kehutanan. Memang sudah lama diketahui bahwa masyarakat di daerah ini gemar menanam tanaman hutan seperti Jati, Mahoni maupun Segon. Hanya, tidak saja tanaman tersebut yang ada di wilayah ini termasuk juga berbagai tanaman hutan yang langka semacam cendana, jenis tanaman jati tertentu.

Menariknya selain bisa memperoleh kayu, kitapun bisa mendapatkan sejumlah bibit tanaman hutan termasuk langka. Adapun jenis tanaman yang bisa diperoleh antara lain:

1. Negosari
2. Keben
3. Ringin
4. Kemenyan
5. Timogo
6. Kepundung
7. Kepel
8. Cendana
9. Kemiri
10. Sawo Kecik
11. Sawo Beludru
12. Jati
13. Mahoni

Dan bibit tanaman ini bisa diperoleh dalam jumlah besar karena ada yang menyediakan. Bahkan saat ini sudah tersedia dalam polibag dengan ukuran tanaman lebih dari 1 meter. Salah satu penangkar tanaman kehutanan telah bekerjasama dengan Benih Center untuk menyebarkan informasi bibit yang mereka sediakan.

Oleh sebab itu bagi rekan-rekan yang ingin membeli bibit tanam di atas dapat menghubungi kami Benih Center melalui nomor 085925077652.

Kamis, 08 Juli 2010

BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN BENIH SAWIT?


Ini adalah tahapan-tahapan memperoleh benih sawit bermutu dari sumber benih:

Calon pembeli mengajukan permintaan pembelian Kecambah Kelapa Sawit (KKS) ke Produsen.

Produsen menjawab resmi permintaan pembelian dan menjelaskan kesanggupan waktu pengalokasian, syarat pembelian dan harga KKS.

Calon pembeli mengajukan permohonan SP2B-KS (Surat Persetujuan Pembelian Benih-Kelapa Sawit) ke Dinas Perkebunan Tingkat I/Tingkat II di lokasi tanam calon pembeli.

SP2B-KS resmi dari Disbun diserahkan ke Produsen beserta jawaban persetujuan atas rencana alokasi KKS.

Produsen mengeluarkan surat perjanjian jual beli KKS.

Pembeli menandatangani surat perjanjian jual beli dan memenuhi persyaratan jual beli.

Pembeli dapat mengambil KKS di lokasi Produsen.

Pembeli menerima Dokumen : Packing List, Berita Acara Serah Terima Barang & dokumen lainnya saat pengambilan KKS.

Produsen mengirimkan Sertifkat Kecambah kepada pembeli.

Produsen melaksanakan kunjungan purna jual.

Rabu, 07 Juli 2010

DAPATKAN BENIH SAWIT UNGGUL PPKS DI BALIT KARET SEMBAWA


Saat ini kecambah sawit unggul bermutu Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dapat diperoleh di Balai Penelitian Karet Sembawa. Sejak tahun 2005, Balai Penelitian yang berlokasi di Sumatera Selatan tersebut telah menjalin kerjasama waralaba benih dengan PPKS Medan. Sehingga Balit Sembawa mendapatkan wewenang memasarkan benih unggul dari sumber benih asal Sumatera Utara tersebut.

Jenis varietas yang dapat diperoleh dari Balai Penelitian Karet Sembawa cukup beragam antara lain Simalungun, Langkat dan Yangambi yang seluruhnya memiliki potensi produksi di atas 30 ton/ha/tahun. Menariknya, Balai Penelitian Karet Sembawa dapat memenuhi permintaan benih sawit hingga 2 juta kecambah setiap tahunnya.

Pemesanan benih melalui Balai Penelitian Karet Sembawa mengikuti prosedur pemesanan benih yang berlaku. Yakni dengan terlebih dahulu mendapatkan SP2BKS dari Dinas Perkebunan Propinsi atau Kabupaten yang kemudian dilampirkan pada surat pemesanan ke Balai Penelitian Karet Sembawa.

Namun untuk pemesanan benih kurang dari 5.000 kecambah konsumen cukup dilampiri dengan Surat Keterangan dari lurah atau kelapa desa. Namun tanpa dokumen pendukung tersebut pemesanan benih tidak akan dilayani.

Sumber: Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi

Senin, 28 Juni 2010

HEBATNYA KAKAO SULAWESI 1

Beginilah tampilan Sulawesi 1 ketika berbuah optimal. Konon dalam 1 pohon bisa mencapai 100 buah atau setara 3 kg kakao kering. Pemanen dilakukan tiap minggu sesuai dengan kematangan buah. Benih Sulawesi 1 dapat diperoleh di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember.

LOKASI PENYEDIA BIBIT SAWIT UNGGUL DI BENGKULU

Bagi rekan-rekan yang memiliki kebun di wilayah Bengkulu dan membutuhkan bibit sawit bermutu dari PPKS dan PT. BTN (penangkar pewaralaba) maka kami menawarkan bibit unggul antara lain

1.Di Serange, bibit asal Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, sebanyak 60.000 batang (2 tahun)

2.Di Kota Bengkulu, bibit asal PT. Bakti Tani Nusantara, sebanyak 48.000 ( umur 3- 5 bulan)

3.Di Bengkulu Utara, bibit asal PPKS Medan , sebanyak 250.000 batang (umur 1 tahun)


Bagi untuk dapat berhubungan langsung dengan penangkar silahkan hubungi Benih Center di nomor 085925077652

Selasa, 22 Juni 2010

PESAN BENIH/BIBIT SAWIT VIA BENIH CENTER

Ingin mendapatkan benih sawit unggul dari PT. BTN? atau ingin mendapatkan info lokasi bibit sawit di wilayah Aceh, Sumatera Selatan Bengkulu, Kalteng dan Kaltim?

Hubungi Benih Center

Adapun langkah pemanfaatkan layanan kami adalah dengan cara:

1. Mengsms ke nomor 085925077652 dengan format nama_instansi_komoditi_lokasi kebun_kebutuhan

2. Anda dihubungkan dengan biro terdekat

3. Berhubungan langsung dengan biro daerah

4. Kunjung ke kebun untuk melihat mutu bibit sekaligus mengecek kelengkapan dokumen legalitas

5. Melakukan transaksi dengan sistem pembayaran yang disepakati

6. Pengiriman bibit


Kami hanya melayani pemesanan benih di atas 10.000 kecambah (siap antar ke wilayah Anda) atau bibit di atas 5000 batang.

Dan seluruh bibit yang disalurkan disertifikasi oleh Balai Benih sebelum diserahkan kepada konsumen

KLON KARET ANJURAN 2010-2014


Sumber: Balai Penelitian Sembawa

Minggu, 13 Juni 2010

KLON KOPI, JARAK TANAM DAN KEBUTUHAN BENIH


Data di atas adalah rekomendasi jarak tanaman dan kebutuhan benih per ha untuk klon unggul kopi. Tentu benih kopi diperoleh dari sumber benih legal seperti Puslitkoka.

Senin, 07 Juni 2010

BENIH PALSU VS BENIH BERMUTU


Apakah Anda bisa menyebutkan perbedaan antara benih palsu dan benih asli secara fisik? Jika Anda bisa menemukan 5 perbedaannya saja Anda termasuk orang yang luar biasa. Karena sampai saat ini seorang pakar benih pun tidak bisa menemukan perbedaannya.

Minggu, 30 Mei 2010

DXP SRIWIJAYA 6: VARIETAS UNGGUL TAHAN KEKERINGAN


Varietas DxP Sriwijaya 6 (DxPSJ-6) mungkin bisa dijadikan pilihan. Selain memiliki produksi yang cukup tinggi jenis sawit ini mempunyai keunggulan dibanding dengan varietas lainnya dalam hal kandungan inti per tandan dan tahan terhadap penyakit Crown disease, Fusarium dan kekeringan.

D x P Sriwijaya merupakan varietas miliki PT. Bina Sawit Makmur yang berlokasi di Sumatera Selatan. Sawit ini memiliki rerata produktivitas hingga Rerata produktivitas TBS (ton/ha) 24,6 ton/ha/tahun. Dengan rendemen minyak 26,2 persen. Dengan produktivitas minyak mencapai 7,5 ton/ha. Serta kandungan inti per tandan adalah sebesar 6,4.

Namun menariknya indikator tersebut adalah hasil pertanaman di lahan kelas 3. Tentu bisa dibayangkan hasil yang diperoleh jika ditanam di tanah kelas 1.

Hebatnya, varietas ini sudah mulai berbuah umur 18 bulan dan mulai dipanen pada umur 26 bulan. Sehingga tidak perlu menunggu lama untuk bisa menikmati hasil dari varietas ini.

Varietas ini memiliki ketahanan terhadap penyakit Crown disease, dan Fusarium wit merupakan momok pada pertanaman kelapa sawit. Disamping itu tanaman ini cukup toleran terhadap kekeringan.

Induk dari D x P Sriwijaya berasal dari ASD Costarica. Sehingga memiliki kemiripan sifat dengan benih yang berasal dari negara di Amerika Selata itu. Jika saat ini banyak iklan tentang benih unggul Costarica yang sering kali tidak jelas asal usulnya. Maka konsumen bisa mendapatkan yang lebih jelas yakni D x P Sriwijaya 6 yang materi induknya juga berasal dari Costarica.

Varietas ini diajurkan ditanam dengan kerapatan 135 pohon per ha. Cocok ditanam di tanah kelas 1 hingga kelas 3. Benih ini bisa diperoleh di PT. Bina Sawit Makmur dengan tata cara pemesanan yang berlaku.

Kamis, 20 Mei 2010

TEKNIK KULTUR JARINGAN, UPAYA PERCEPATAN PEMBENIHAN TEBU


Pemerintah telah menetapkan target produksi gula sebesar 5,7 juta ton pada tahun 2014 sebagaimana tertuang dalam cetak biru Road Map Swasembada Gula Nasional 2010—2014. Untuk mendukung terwujudnya swasembada gula tersebut, dibutuhkan ketersediaan benih tebu yang cukup besar, yaitu kurang lebih 39 milyar stek/benih siap salur.

Salah satu alternatif yang akan ditempuh dalam penyediaan benih tebu adalah menggunakan benih kultur jaringan yang relatif dapat mempercepat sekaligus menjamin mutu benih tebu. Selama ini penyediaan benih tebu dilaksanakan melalui pembangunan kebun benih tebu berjenjang (KBP, KBN, KBI, KBD) yang memerlukan waktu ± 2 tahun, sedangkan benih asal kultur jaringan, sebelum digunakan di Kebun Tebu Giling (KTG) ditanam dulu di Kebun Benih Datar (KBD) yang hanya membutuhkan waktu ± 7 bulan.

KULTUR JARINGAN adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma, sel, sekelompok sel, jaringan dan organ, serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik, sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali. Benih tebu asal kultur jaringan yang akan ditanam pada kebun pembenihan (KBD) adalah dalam bentuk bagal mikro generasi ke-2 atau dikenal dengan benih tebu G 2, spesifikasi dari benih tebu G 2 adalah bagal mikro berdiameter 10 – 18 mm dengan jumlah mata dorman yang viable sebanyak 6 – 8 mata per bagal.

Langkah-langkah pembenihan tebu asal kultur jaringan

1. Bagal mikro (G 2) siap salur sebelum didederkan terlebih dahulu dipotong menjadi budset yang terdiri dari 1 mata tunas.

2. Untuk menghindari kematian tunas, maksimal 3 hari sejak dikirim dari sumber benih harus sudah dilakukan pendederan.

3. Lahan dederan/semaian sebelum digunakan harus digemburkan dan diberi pupuk kompos. Perawatan dederan hingga siap transplanting ke kebun benih berumur 6-8 minggu setelah tanam.

4. Dederan tebu siap transplanting ke kebun benih (Kebun Benih Datar).

5. Pembangunan kebun benih tebu asal kultur jaringan, mulai dari persiapan lahan, pemeliharaan, pengendalian gulma, dan kultivasi kebun benih harus sesuai dengan petunjuk teknis penyelenggaraan kebun benih.

Teknologi penyediaan benih tebu asal kultur jaringan telah dikembangkan oleh P3GI, BB Biogen, dan beberapa PG. Sampai saat ini di P3GI telah tersedia ± 1,2 juta benih G 2 yang siap untuk disebarkan ke petani.Dalam rangka mensosialisasikan pembenihan tebu asal kultur jaringan kepada petani, pada tahun 2010 akan dilaksanakan demplot di beberapa Provinsi, yaitu : Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Lampung, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Provinsi Gorontalo. (Sumber: Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi Perkebunan)

Rabu, 12 Mei 2010

WORSKHOP: UP-DATING TEKNOLOGI PABRIK PENGOLAHAN KELAPA SAWIT


Media perkebunan bekerjasama dengan Pal Oil Communty akan mengadakan Workshop terakbar tentang Teknologi PKS yaitu “ WORSKHOP UPDATING TEKNOLOGI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT”

Worskhop ini diselenggarakan selama 2 hari yakni 26 s.d 27 Mei 2010 dengan investasi Rp. 3.000.000/ peserta untuk workshop 2 hari di hotel Bidakara, Pancoran-Jakarta Selatan. Seminar ini akan dibuka oleh Direktur Jenderal Perkebunan, Bapak Ir. Achmad Mangga Barani. MM dengan keynote speaker. Direktur Utama MEDCO AGRO, Bapak Yana Panigoro

Adapun topik yang akan dibahas antara lain

- Prediktif Maintenence for Palm Oil Mill

- Introduction steam in Palm Oil Mill

- Gear Pump for Palm Oil Mill

- Sterilisation-Tinjauan thermodinamika dan heat transfer

- (Conventional- Vertical - Continous Sterilisation)

- Emulsi di Proses Produksi Pabrik Sawit

- Hukum Stokes, Emulsi dan Losses heavy phase

- Discustion : Vertical,Continuos & Horizontal Sterilizer

- Electrical Protection for Palm Oil Mill


dsb

Jumlah perserta dibatasi hanya 124 orang. Oleh sebab itu daftarkan diri Anda segera dengan menghubungi


Media Perkebunan

Kantor Pusat Departemen Pertanian
Jl. Harsono RM No. 3
Gedung C, Lantai 5
Ragunan-Jakarta 12550
Telp: 021-78846587
Fax : 021-78846587
Email: media_perkebunan@yahoo.co.id

Contact Person: 0813 165 35393 (Ika Sri Yantika), 0859 25077 652 (Hendra Sipayung)

Kamis, 06 Mei 2010

KOPI BP 416 A TAHAN KARAT DAUN DAN BERCITA RASA


Puslitkoka kembali merilis varietas baru kopi yakni BP 416 A. Selain memiliki keunggulan dalam hal budidaya, kopi ini juga mampu menghasilkan biji kopi pilihan yang memiliki rasa yang khas jika diolah.

Setelah melakukan persilangan selama beberapa tahun Puslikoka berhasil menemukan varietas baru 416 A. 416 A merupakan kopi arabika yang memiliki keunggulan antara lain memiliki produksi yang cukup tinggi yakni 1,5 ton/ha/tahun dan sudah dicapai pada tahun ke 3. Sedangkan awal berbuahsudah sejak tahun ke – 2 dengan produksi bisa mencapai 300 kg/ha.

Namun keistimewaan lainnya dari klon ini adalah tahan terhadap karat daun. Penyakit yang disebabkan jamur Hemileia vastatrix B. et. Br. (HV) menjadi momok bagi perkebunan karet karena dapat mematikan tanaman dalam jumlah besar. Tapi ketika klon di tanaman di daerah endemik penyakit ini ternyata tanamannya dapat bertahan dan berproduksi.

Cita rasa kopi ini cukup baik meskipun masih sedikit dibawah Andung sari 1, tetapi lebih baik SC 95 Coffie special tea yang dipakai di Bali di Flores.

Hal ini juga dibuktikan dari hasil pengujian di Nestec S.A. di Switzerland yang menunjukkan BP 416 A memiliki mutu sesuai untuk bahan baku Nespresso (Nestle Espresso).

Terkait penanaman Puslitkoka menganjurkan agar klon ini di tanaman pada ketinggian minimal 1000 m dari permukaan laut. Kopi ini perlu diberi pemupukan yang baik dan diberi naungan, jika ini dilakukan dengan tepat potensi produksi bisa diperoleh lebih dari 2 ton. Klon ini termasuk jenis tanaman yang rakus hara, kalau tidak dicukupi pupuknya kemudian naungannya tidak ada maka produksinya lekas turun. Karena klon ini sudah dilepas pada Sidang Pelepasan Varietas pada tanggal 23 April 2010.

Setelah dikeluarkannya SK Penetapan dari Menteri Pertanian , maka bahan tanam PB 416 A bisa digunakan secara luas. Tahun ini Puslitkoka menargetkan potensi entres sekitar 18.000 ruas. Namun untuk kebutuhan dalam jumlah besar Puslitkoka akan memenuhi dengan perbanyakan Somatic Embriogenesis (SE) yang potensinya bisa mencapai 2 juta per tahun.

Sumber: Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi

Selasa, 04 Mei 2010

PEMBIBITAN KOPI


Beginilah bentuk pembibitan kopi milik Puslitkoka. Idealnya bibit kopi dipelihara di tempat yang ternaung. Tentu bibit juga harus dipupuk dengan memadai. Sebagai tambahan informasi, bibit ini adalah berasal dari perbanyakan SE (Somatis Embryogenesis)

Senin, 03 Mei 2010

Ingin Produk Anda Direview di Blog Ini

Bagi Anda ingin produk Anda direview di blog ini dan dibaca ratuan orang setiap hari, silahkan hubungi pengelola blog ini melalui nomor 085925077652 atau email hendrasipayung@yahoo.com

Rabu, 28 April 2010

TERSEDIA BIBIT SAWIT DI SUMATERA SELATAN


Untuk bulan ini bibit kelapa sawit pewaralaba Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan boleh dikatakan hampir "ludes". Hal ini karena tingginya pesanan dan jumlah penangkar yang berkerjasama dengan PPKS terbatas.

Namun untunglah, dengan pola penanaman bergilir penangkar di Sumatera Selatan, Bapak Gepeng, salah penangkar terbesar di wilayah pengembangan sawit dan karet tersebut, yang memiliki kerjasama dengan PPKS, masih menyediakan bibit sawit unggul. Umurnya bibit sudah siap salur yakni di atas 1 tahun dengan stok 200.0000 batang. Kebun berada di Musi Rawas Sumatera Selatan.

Bibit yang ditangkarkan berjenis Marihat yang sudah terkenal dengan keunggulan. Potensi produksi bisa mencapai 30 ton/ha/tahun jika dibudidayakan sesuai dengan standar teknis. Namun petani yang telah menanam jenis ini mengakui bisa mencapai produksi sampai dengan 25 ton/ha/tahun.

Bagi rekan-rekan yang berminat dengan bibit ini bisa mendapatkan dengan memesan melalui pengelola blog ini.

BENIH SAWIT LEGAL TIDAK DITENTUKAN OLEH KEMASAN


Saat ini konsumen harus ekstra hati-hati. Pasalnya modus pemalsuan benih sudah sampai pada pemalsuan kemasan. Seperti gambar di atas adalah benih asal Socfindo oplosan yang memalsukan kemasan dari sumber benih tersebut.

Boleh dikatakan hampir tidak ada bedanya dengan yang asli. Hanya saja nomor registrasi yang ada di kemasan ini demikian juga pada dokumen yang menyertainya dipastikan tidak sesuai dengan data base yang ada di PT. Socfind Indonesia.

Oleh sebab itu cara efektif agar tidak menjadi korban oknum-oknum pemalsu benih adalah dengan membeli benih dari sumber benih legal, tidak melalui orang ketiga.

Ketika membeli benih setiap kali akan dikirim atau diterima di lokasi selalulah meminta bantuan petugas pengawas benih yang ada di Dinas Perkebunan untuk melakukan pengecekan dokumen. Hanya dengan cara ini benih sawit unggul bisa diperoleh.

TIGA VARIETAS BARU TANAMAN PERKEBUNAN DILEPAS

Tim Penilai dan Pelepas Varietas (TP2V) melepas 3 varietas baru pada Sidang Pelepasan Varietas yang diadakan pada tanggal 23 April 2010. Ketiga varietas tersebut adalah D x P G2, varietas kelapa sawit milik Dami Oil Palm Research Station Papua New Guinea, PNG,D x P PPKS 239 , juga varietas kelapa sawit milik Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dan BP 416 A, varietas kopi milik Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember.

Sedangkan 3 varietas lainnya yang turut diusulkan pada sidang tersebut oleh Tim tidak dilepas pada kesempatan ini karena adanya kekurangan yang perlu diperbaiki oleh pihak pengusul. Adapun ketiga varietas tersebut adalah Varietas Pala Sukabumi, Jambu Mente Muna dan Kemiri Sunan.

Varietas D x P G2 dilepas dengan pertimbangan memiliki produtivitas yang tinggi dan memiliki kinerja yang baik ketika ditanam di wilayah Indonesia. Varietas D x P PPKS 239 dilepas dengan pertimbangan produksi tinggi dan hasil minyak khususnya PKO cukup tinggi. Sedangkan BP 416 A oleh Tim dinyatakan layak untuk dilepas dengan pertimbangan produksi tinggi, tahan penyakit karat daun dan memiliki citra rasa yang khas.

Benih dari ketiga varietas ini mulai dapat digunakan secara luas setelah dikeluarkannya SK Penetapan Benih Bina oleh Menteri Pertanian sebagai tindak lanjut dari pelepasan varietas ini. Sehingga ke depannya penyediaan benih bermutu bagi masyarakat dapat ditingkatkan.
Sumber: Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi

Jumat, 23 April 2010

VARIETAS SAWIT D x P PPKS 239, HIGH CPO, HIGH PKO

Adakah varietas yang menjadikan petani, swasta kaya raya? Ada.!!! yang sesaat lagi sudah bisa Anda dapatkan.

D x P PPKS 239 adalah varietas PPKS yang sangat sensasional. Pasalnya seluruh indikator performan sangat baik, mulai dari produktivitas hingga kandungan CPO (Crude Palm Oil) dan PKO(Palm Kernel Oil).

Bayangkan saja dalam TM 4-6 tahun varietas ini sudah bisa mendapatkan produksi hingga 30,5 ton/ha, melejit 32,6 ton/ha pada masa tanaman tahun 6 -9. Tanaman sudah mulai berbuah umur 2 tahun dengan potensi hasil mencapai 10 ton/ha/tahun. Data ini diperoleh dari hasil penanaman pada kebun yang perawatannya medium (tidak terlalu baik juga tidak terlalu buruk). Bisa dibayangkan jika varietas ini ditanam di perkebunan dengan perawatan intensif.

Namun Anda akan semakin terkejut setelah melihat hasil produksi CPO dan PKO nya. Varietas ini dirakit bertujuan tidak hanya untuk mendapakan CPO yang tinggi juga PKO. Pasalnya PKO memiliki harga yang lebih tinggi di pasaran. Hebatnya varietas ini bisa menghasilkan Mampu produksi CPO hingga 8,4 ton/ha/tahun dan PKO hingga 0,7 – 1 ton/ha/tahun

Sehingga varietas ini cukup menguntungkan bagi industri pengolahan TBS karena produksi minyaknya cukup tinggi. Disamping itu ketebalan cangkan juga lebih besar dari varietas D x P PPKS 540 yang sudah dikenal penghasil CPO yang cukup tinggi, yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar di pabrik.

Hal yang cukup unik lainnya dari varietas ini, pada karnelnya ada yang memiliki 2 atau tiga ruang (lihat gambar di bawah). Menariknya masing-masing ruang memiliki embrio tersendiri atau dapat menumbuhkan tunas tersendiri. Barangkali ini adalah salah satu keanehan yang tidak dijumpai pada varietas lainnya yang ada di Indonesia.



Untuk penanaman, varietas ini diajurkan ditanam dengan kerapatan 136 pohon per ha. Mengenai ketahanan terhadap organisme dan cekapan lingkungan, selama pengujian di lapanga yang dilakukan oleh PPKS ternyata tidak ditemui outbreak serangan hama dan penyakit. Serta tidak ditemukan gejala kerusakan akibat cekaman lingkungan.

D x P PPKS 239, merupakan varietas unggul teranyar dari PPKS dan disebuat generasi kedua. Varietas ini baru saja dinyatakan lulus pada sidang pelepasan varietas pada 23 April 2010 yang lalu. Rencananya akan mulai dipasarkan pada pertengahan tahun 2011 dengan target produksi 1.000.000 kecambah.

Benih ini dapat dipesan di Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, mengikuti ketentuan pemesanan yang berlalu. Ingin bangun kebun? Masa sih tidak tergona mencoba varietas sensional ini?

Senin, 19 April 2010

KELAPA UNIK ASAL KALTIM


Percayakah Anda jika ada kelapa yang sabutnya bisa dijadikan sayuran. Dan air nya memiliki rasa “segar” seperti softdrink?

Ternyata semua keunggulan tersebut ada pada kelapa unik asal Kalimantan Timur. Masyarakat setempat menyebut dengan nama kelapa Tapisan yang hanya dijumpai di Pulau Derawan Kabupaten Berau.

Menurut informasi dari petugas dari Dinas Perkebunan Kalimantan Timur yang pernah mengunjungi pulau Derawan , air kelapa unik itu memiliki rasa seperti “sprite”, merek salah satu minuman ringan. Segar dan rasanya manis bercampur asam, di lidah terkecap seperti bersoda.

Sedangkan sabut dari buah kelapa yang masih muda oleh masyarakat setempat dioleh menjadi sayuran. Rasanya cukup lezat jika diolah dengan tepat.

Sebagaimana kelapa dalam pada umumnya, tanaman ini bisa berbuah sampai 25 tahun. Dan buahnya digunakan untuk menghasilkan santan atau minyak kelapa.

Namun masyarakat setempat belum membudidayakan tanaman ini secara intensif. Tanaman tersebut tumbuh secara alamiah di pinggir pantai, di kebun masyarakat atau di kawasan hutan.

Oleh karena jumlahnya yang semakin langka maka pemerintah Kalimantan Timur berupaya melestarikan tanaman ini. Yakni, dengan melakukan perbanyakan dari pohon induk terpilih.

Namun kedepan Pemda Kaltim akan mengusulkan kelapa ini agar ditetapkan sebagai varietas bina. Sehingga kemudian dapat disebarluaskan dan ditanam di wilayah lainnya di Indonesia.

Senin, 05 April 2010

DUA VARIETAS KELAPA SAWIT “SEJUTA UMAT”

Tidak semua varietas kelapa sawit milik sumber benih cukup familier dimata pekebun sawit. Mungkin tidak banyak yang menyadari jika saat ini Indonesia telah memiliki33 jenis kelapa sawit yang tersebar di 8 produsen benih.

Namun ada 2 jenis varietas yang cukup populer. Bahkan lebih dikenal dari sumber benihnya sendiri, yakni kelapa sawit janis Marihat dan Socfindo. Untuk jenis Marihat cukup menarik. Banyak calon pekebun sawit yang mengenal nama varietas tersebut tapi tidak mengetahui bahwa produsennya adalah Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan. Sedangkan jenis Socfindo karena namanya sama dengan nama produsennya calon konsumen benih langsung mengetahui jika produsennya adalah PT. SOCFINDO.

Mengapa kedua varietas ini menjadi benih sejuta umat? Selain karena sudah lama ditetapkan sebagai benih bina yakni sejak tahun 1985 untuk Varietas Marihat dan dan Socinfdo jenis Lame tahun 2004, juga tidak lepas dari keunggulannya.

Berdasarkan data dari PPKS Medan varietas Marihat memiliki potensi produksi 12 tandan per tahun dengan berat tandan 17 kg untuk setiap pohon. Dengan potensi minyak 6,7 ton/ha/tahun. Menariknya tanaman ini sudah berbuah sejak umur 14 – 18 bulan dan sudah dapat dipanen setelah umur 30 bulan.

Sedangkan varietas Socfindo jenis Lame berdasarkan data dari PT. Socfindo memiliki potensi produksi 31,5 ton/ha/tahun yang dapat dicapai umur 6 – 9 tahun. Dengan potensi minyak 8,5 ton.

Tentu data-data tersebut adalah data optimal bisa jadi setelah dilapangan potensi tersebut tidak tercapai. Namun mengapa kedua varietas ini cukup populer, berdasarkan pengakuan petani, tidak lepas dari kehandalam kedua jenis sawit tersebut ketika ditanaman di kebun.

Bahkan bisa dikatakan mengapa kedua varietas tersebut paling dicari saat ini. Tidak lepas dari penyebaran informasi dari mulut ke mulut tentang hebatnya kedua varietas tersebut. Hanya saja banyak oknum yang kemudian memanfaatkan momen ini dengan menawarkan bibit dengan nama ”Marihat” atau ”Socfindo”.

Padahal Varietas Marihat hanya bisa diperoleh dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan atau penengkar pewaralaba dengan PPKS Medan. Sedangkan varietas Socfindo hanya bisa didapatkan langsung dari PT SOCFIN INDONESIA.

Kamis, 01 April 2010

KARANG PLOSO 14 VARIETAS UNGGUL KENAF


Saat ini kenaf mendadak naik daun. Pasalnya serat tanaman semusim tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku pulp untuk industri otomotif. Serat kenaf dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan trim mobil. Di Jepang dan Amerika, serat kenaf banyak digunakan untuk lapisan dalam mobil dan kursi mobil-mobil mewah. Adapun bagian kenaf yang digunakan untuk menghasilkan serat adalah kulit batang.

Menariknya di Indonesia bahan tanaman unggul tersedia salah satunya varietas Karang Ploso 14. Varietas ini merupakan benih bina milik Balai Penelitian Tembakau dan Serat (Balittas) Malang. Adapun keunggulan dari Karang Ploso 14 antara lain memiliki potensi hasil 2,75 – 4,5 ton/ha, dimana varietas ini sudah bisa dipanen pada umur 120 – 140 hari.

Hasil seratnya juga cukup baik. Yakni memiliki panjang serat 260 – 375 cm, dengan kekuatan 22,19 – 28,89 G/Tex. Warga serat putih, halus dan mengkilat. Sehingga dapat dikatakan cukup baik atau masuk dalam kategori Grade A.

Bahan tanam Karang Ploso 14 dapat diperoleh di Balittas Malang. Sementara ini belum ada produsen benih lain yang menghasilkan benih unggul selain Balai Penelitian tersebut.

Rabu, 24 Maret 2010

SELEKSI BUAH KELAPA UNTUK DIJADIKAN BENIH


Dibawah ini adalah kriteria buah kelapa yang akan digunakan untuk benih. Adapun buah yang digunakan berasal dari Blok Penghasil Tinggi atau Kebun Induk Kelapa.

1. Bentuk buah bulat atau agak bulat.

2. Buah masak fisiologi (11-12 bulan)

3. Mengandung cukup air

4. Mempunyai bobot yang berat

5. Ukuran buah panjang 22 cm, lebar 17 cm, untuk kelapa Dalam, kelapa Genjah panjang 15 cm, lebar 14 cm.

6. Bobot buah kelapa Dalam minimal 1,5 kg, Genjah 0,75 kg

7. Daya kecambah 80%, 14 minggu dideder.

Minggu, 21 Maret 2010

KERUGIAN AKIBAT MENGGUNAKAN BENIH SAWIT ASALAN

Penggunaan benih sawit asalan yang tidak berasal dari sumber benih dipastikan akan merugikan petani. Hal ini sudah dibuktikan berbagai berita di media massa yang mengekspos kisah naas pekebun sawit yang mengalami kerugiaan besar akibat menggunakan benih palsu. Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk mencoba membeli benih oplosan

Secara faktual dampak negatif dari penggunaan benih sawit asalan antara lain

Berbuah Lambat
Pohon kelapa sawit yang berasal dari kecambah yang tidak murni berbuah agak lambat (+ 48 bulan), sedangkan kelapa sawit unggul umumnya 36 bulan sudah berbuah. Bahkan di beberapa daerah, perkebunan sawit yang menggunakan benih asalan belum juga berbuah meskipun sudah ditanam lebih dari 6 tahun.
Produksi Rendah

Produksi TBS lebih rendah dari produksi normal, sebagai akibat terdapatnya pohon Dura 25 % dan Psifera 25%. Produktivitas TBS (Ton/Ha) kelapa sawit tidak murni di bawah normal (< 20 Ton TBS) dan cenderung terus menurun. Sedangkan pada benih unggul produksi puncak di atas 20 Ton TBS dan produksi tersebut dapat stabil selama +10 tahun.

Berat tandan kelapa sawit unggul 8 – 20 tahun antara 15-22,5 Kg dengan jumlah tandan 10-15 tandan/pohon/tahun.

Proses Pengolahan Tidak Efisien
Proses pengolahan TBS dari benih sawit tidak murni menjadi tidak efisien akibat dari tinginya presentase buah dalam cangkang tebal (Dura), sedangkan pabrik pengolahan didesign untuk kulit cangkang tipis (Tenera). Ketidakefisienan ini disebabkan oleh karena beragamnya jenis buah dengan ketebalan mesocarp yang berbeda.

Ketebalan cangkang yang berbeda mengakibatkan pemanasan biji tidak merata dan hasil proses bantingan (cracker) tidak sempurna, dan pemasanan kernel dengan cangkang juga tidak sempurna. Rendemen CPO rendah di bawah 20% karena tercampurnya dengan buah Dura yang rendemennya rendah, yaitu 18 – 19,5 %

Kerugian Finansial dan Ekonomi
Tentu karena tingkat produktivitas rendah maka jumlah penerimaan penanaman kelapa sawit akan rendah ditambah lagi dengan tidak efisiennya pengolahan di pabrik, maka harga TBS akan di bawah normal.

Hal ini juga mengakibatkan kerugian waktu akibat dari terdeteksinya tanaman yang berasal dari kelapa sawit tidak murni setelah memasuki masa berbuah, maka penanaman kelapa sawit akan kehilangan waktu untuk mengatinya dengan tanaman unggul. Dan kesemua ini akan berakhir pada kerugiaan investasi.

Sumber: Dit. Perbenihan dan Sarana Produksi

Dapatkan E-File Sawit lengkap yang berisikan informasi komplit tentang kelapa sawit

Kamis, 18 Maret 2010

MEMBIBITKAN DAN MENANAM BENIH KENAF


Kenaf merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menghasilkan serat sebagai bahan baku karung. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai bahan baku pulf. Tanaman semusi ini dapat tumbuh mulai dari pesisir sampai 1.200 m di atas permukaan laut. Namun ketinggian optimal 0 – 600 di atas permukaan laut.

Terkait dengan pembibitan dan penanaman benih kenaf ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar diperoleh tanaman yang sehat.

Adapun bahan tanaman yang digunakan menggunakan varietas yang suda dilepas oleh Menteri Pertanian. Dan sebagaian besar varietas unggul kenal dapat diperoleh di Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas) Malang.

Benih-benih yang hendak dibibitkan, sebaiknya direndam dahulu 12 – 18 jam, kemudian ditaruh di tempat lembab. Setelah lembaga keluar, baru ditanamn di pembibitan. Tanaman di pembibitan sampai umur 7 sampai 10 hari setelah itu dipindahkan ke lapangan.

Namun tanaman kenaf selain melalui pembibitan lebih dahulu dapat pula ditaman langsung benihnya. Untuk penanaman langsung, benih ditanaman dalam lobang sedalam 2 -3 cm, 4 -6 biji tiap lobang dan kemudian ditutup dengan tanah sekedarnya.

Pada waktu menanam bedengan harus dalam keadaan lembab kapasitas lapang. Dan waktu bertanam yang baik adalah pada awal musim hujan.

Selasa, 09 Maret 2010

KARENA BENIH PALSU UNTUNG PUN HILANG


Petani sawit di Sumatera Utara boleh tersenyum pasalnya harga jual TBS bisa mencapai Rp.1.200,-. Hanya saja, sejumlah petani lainnya harus mengelus dada. Pasalnya keuntungan yang bisa diraih seharusnya lebih besar jika bibit yang ditanam bermutu.

Berdasarkan observasi Sawit Watch di wilayah Labuhan Batu, Tandan Buah Segar (TBS) petani dibeli dengan harga Rp. 1.200,- s.d Rp 1.400,- . Harga ini cukup menarik, pasalnya pembeli TBS di wilayah tersebut cukup banyak. Sehingga untuk mendapatkan sawit dari petani maka masing-masing pembeli menawarkan harga yang menarik.

Hanya saja petani tidak dapat memaksimalkan keuntungannya karena setahunnya produksi TBS petani di Labuhan Batu hanya 10 ton/ha/tahun, padahal tanaman sawit sudah ditanaman selama puluhan tahun. Padahal jika menggunakan benih bermutu petani dapat memperoleh produksi hingga 30 ton/ha/tahun.

Anggapkan potensi yang seharusnya bisa diraih petani adalah 20 ton/ha/tahun. Jika produksi petani rata-rata hanya 10 ton maka keuntungan yang hilang Rp 12,000,000,- setiap tahunnya. Atau kehilangan Rp. 1.000.000,- setiap bulannya.

Berdasarkan pengakuan beberapa petani kepada tim dari Sawit Watch, mereka mendapatkan benih asalan yang biasa disebut dengan “Mariles” atau “Marihat Lelesan”. Mereka dulunya mau membeli kecambah tersebut karena oleh si penjual disebutkan berasal dari Marihat atau Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Tapi jika melihat dari tingkat produksinya dipastikan benih tersebut bukan dari PPKS melainkan dikumpulkan dari kebun-kebun produksi.

Oleh sebab itu Sawit Watch, menegaskan bahwa salah satu faktor yang dapat mencuri kesejahteraan petani adalah penggunaan benih palsu. Pasalnya dengan menggunakan benih asalan maka setiap tahun akan ada jutaan rupiah yang raib setiap tahunnya ketika tanaman berproduksi.

Masih untung, kebun sawit petani di Labuhan Batu masih berproduksi. Petani di tempat lain ada yang lebih naas lagi, karena tanaman sawitnya tidak berbuah karena bibit yang digunakan asalan, dan petani benar-benar dirugikan”, ungkap salah satu anggota dari tim Sawit Watch.

Kamis, 11 Februari 2010

HEBATNYA VARIETAS SOCFINDO


Menarik memang!. Ketika banyak calon pekebun di Indonesia berusaha mendapatkan benih Costarica asal Amerika Selatan (Costarica), ternyata PT. Socfindo mengekspor benih ke wilayah Amerika Selatan tepatnya ke Colombia.

Aneh tentunya. Pekebun dari negara di Amerika Latin tersebut jauh-jauh membeli benih dari Indonesia. Padahal di negara tetangganya Costrarica terdapat juga sumber benih.

Hal ini dipastikan terkait kualitas bahan tanaman milik PT. Socfindo.

Namun seperti apakah keunggulan varietas milik PT. Socfindo tersebut?

Dari bahan tanaman asal Socfindon diperoleh tanaman dengan produksi rata-rata hingga 30 ton TBS /ha/tahun. Dengan produksi optimal mencapai 40 ton TBS/ha/tahun.

Menariknya, rendemen minyak dari sawit asal Socfindo bisa mencapai 25 persen. Dengan produksi rata-rata CPO mencapai 7 ton CPO/ha/tahun.

Barangkali ini menjadi alasan mengapa pekebun asal negara di Amerika Selatan tersebut berminat membeli benih asal PT. Socfindo.

Pada tahun 2009 yang lalu tercatat PT. Socfindo mengekspor sebesar 3,4 juta kecambah. Dua juta kecambah dikirim ke Colombia, sisanya ke beberapa negara Afrika yang masih perusahaan Group PT. Socfindo sendiri.

Socfindo menawarkan 2 jenis varietas unggul yakni DxP Unggul Socfindo (L) dan DxP Unggul Socfindo (Y). kedua jenis tersebut telah ditetapkan sebagai benih bina.

Pada tahun 2010 PT. Socfindo menargetkan produksi 32 juta dengan proporsi 30 juta untuk dalam pasar domestik, 2 juta untuk ekspor. Dengan harga per kecambah Rp. 9.500,- .

Pemesanan Benih [klik]

Rabu, 10 Februari 2010

KLON UNGGUL KAKAO GENERASI KETIGA


Walaupun klon generasi pertama dan kedua masih layak digunakan mengingat produktivitas dan mutu hasilnya baik, namun tetap masih diperlukan klon kakao yang lebih unggul. Oleh karena program pemuliaan kakao dengan sasaran diperolehnya bahan tanaman unggul yang lebih baik dari klon unggul sebelumnya.

Sehubungan dengan itu Puslitkoka Jember telah melakukan seleksi dan uji multilokasi terhadap beberapa klon kakao mulia dan lidak. Dengan tujuan memperoleh klon unggul yang memiliki sifat: produksi tinggi, mutu hasil baik, tahan terhadap hama dan penyakit utama seperti hama helopeltis dan penggerek buah kakao (PBK). Sedangkan mengenai peyakit, misalnya busuk buah (Phytopthera palmivora) dan penyakit vascular streaj dieback (VSD).

Adapun klon kalao unggul generasi ketiga terebut antara lain:

Pertama, kakao mulia ICCRI 01, dan ICCRI 02 yang memiliki sifat daya hasil tinggi >2 ton/ha/tahun. ICCRI memiliki daya hasil 2,51 ton/ha dan ICCRI adalah 2,34 ton/tahun dan mempunyai daya adaptasi yang baik, serta tahan terhadap hama Heleopeltis dan penyakit busuk buah (Phytopthera palmivora)

Disamping itu klon ICCRI 01 dan ICCRI 02 meunjukkan sifat komponen hasil yang lebih baik, yaitu biji/tongkol 30, berat per satu biji kering di atas 1 gram. Hasil analisa kadar lemak pada biji menunjukkan > 50 persen yaitu kadar lemak biji klon ICCRI 01 sebesar 59 persen dan klin ICCRI 02 sebesar 58 persen.

Kedua, kakao mulia ICCRI 03, dan ICCRI 04 yang memiliki sifat daya hasil tinggi >2 ton/ha/tahun. ICCRI 03 memiliki daya hasil 2,09 ton/ha dan ICCRI) adalah 2,06 ton/tahun dan mempunyai daya adaptasi yang baik, serta tahan terhadap hama Heleopeltis dan penyakit busuk buah (Phytopthera palmivora)

Hasil analisa kadar lemak pada biji menunjukkan > 50 persen yaiotu kadar lemak biji klon ICCRI 03 dan klin ICCRI 04 sebesar 55 persen.

Sumber: Puslitkoka Jember

Minggu, 07 Februari 2010

KECAMBAH NORMAL VS ABNORMAL

Gambar di atas menunjukkan perbedaan fisik antara kecambah yang normal yang layak digunakan, dengan kecambah abnormal yang sebaiknya diafkirkan.

Sumber: Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan

Kamis, 04 Februari 2010

MEDIA TANAM UNTUK BIBIT SAWT

Agar kecambah berkembang menjadi bibit yang sehat, maka perlu digunakan media tanam yang sehat. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan media tanam adalah:

1. Campuran yang digunakan tanah mineral (70%) + pasir (20%)+bahan organik (10%)

2. Media prenursery disaring untuk mendapatkan tanah yang homogen dan menghindari adanya batu atau bongkahan tanah.

3. Pencampuran pupuk dan bahan organik dilakukan pada saat penyaringan

Penggunaan media tanam yang tidak ideal membuat tanaman tumbuh kerdil. Seperti terlihat pada gambar di atas yang menggunakan tanah liat atau gambut.

Gambar. Kondisi Bibit dengan Media Tanaman yang Tidak Baik.

Sumber: Socfindo